11 Makanan Pengontrol Gula Darah

Jumat, 30 September 2011

Pengaturan makan merupakan pilar terpenting bagi pengobatan diabetes. Penderita diabetes (diabetesi) yang bijak pasti mau belajar mengenali makanan yang menyebabkan gula darahnya tinggi dan berusaha menghindari makanan tersebut.
Pada dasarnya diabetesi bisa mengonsumsi segala makanan seperti orang lain, tetapi harus dibatasi yang mengandung gula, lemak, dan kadang-kadang makanan yang bergaram tinggi. Penting pula awasi jumlah makanan yang diasup.
Disadari atau tidak alam telah memberikan beberapa makanan luar biasa yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda. Berikut ini adalah 11 makanan yang baik untuk gula darah: 1. Labu pahit (Karela)
Jika Anda memiliki anggota keluarga menderita diabetes, sudah saatnya untuk menyiapkan karela di meja makan. Sayuran ini sangat bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah dan kencing manis. Tetapi jangan menggabungkan makanan ini dengan obat penurun gula darah, karena bisa membuat gula darah Anda turun drastis.
2. Gandum
Cobalah untuk memasukkan lebih banyak produk gandum dalam daftar makanan Anda. Disamping mengandung banyak vitamin esensial, mineral, dan serat, gandum juga mengandung karbohidrat kompleks yang diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Karbohidrat kompleks diserap lebih lambat ketimbang karbohidrat sederhana, sehingga kadar gula darah tetap stabil.
3. Apel
Kandungan pektin tinggi dalam buah ini dipercaya membantu menurunkan kebutuhan insulin tubuh. Sebuah studi tahun 2005 menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi setidaknya satu apel sehari 28 persen lebih kecil menderita diabetes tipe 2 ketimbang mereka yang tidak makan apel.
4. Kacang
Serat larut yang tinggi dalam kacang tidak hanya bermanfaat untuk sistem pencernaan dan jantung, tetapi juga menyimpan gula darah setelah makan. Jika Anda mengalami resistensi insulin, hipoglikemia atau diabetes, kacang benar-benar dapat membantu Anda menyeimbangkan kadar gula darah.
5. Kayu manis
Bahan paling aktif yang terkandung dalam kayu manis adalah methylhydroxy-chalcone polimer (MHCP) yang meniru efek insulin, dan bekerja sinergis dengan insulin dalam sel. Namun penelitian sejauh ini baru melibatkan sejumlah kecil orang dan belum dieksplorasi manfaat jangka panjang dari kayu manis.
6. Ikan
Ikan (seperti salmon dan tuna) merupakan sumber yang kaya akan asam lemak omega-3 - lemak sehat yang mengurangi risiko penyakit jantung, mengurangi peradangan, dan meningkatkan resistensi insulin.
7. Cabai
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Nutrition, para peneliti Australia menemukan bahwa memasukan cabai dalam bagian rutin diet setiap hari akan membantu menurunkan gula darah setelah menyantap makan. Selain itu, cabai juga mengandung antioksidan, vitamin C dan karotenoid yang dapat membantu meningkatkan regulasi insulin.
8. Fenugreek
Fenugreek, selain mengandung banyak serat yang sangat penting bagi penderita diabetes, dapat menurunkan resistensi insulin dan mengontrol kadar glukosa darah dengan meningkatkan jumlah reseptor insulin dalam sel darah merah.
9. Brokoli
Brokoli adalah sumber terbaik dari kromium - mineral yang membantu mengatur insulin dan gula darah. Akan lebih protektif bila dimakan mentah atau dimasak sebentar.
10. Bawang putih
Bawang putih memiliki bahan-bahan aktif seperti alil propil disulfida (APDS) dan diallyldisul-phide oksida (allicin). Apabila dikombinasikan dengan flavonoid maka akan memainkan peran penting dalam menurunkan kadar glukosa. Allicin dapat digabungan dengan vitamin B1 (tiamin) untuk merangsang pankreas melepaskan insulin.
11. Kedelai
Kedelai memiliki sedikit kandungan pati tetapi jumlah serat dan protein yang tinggi dapat memberikan sebuah efek yang berharga dalam menurunkan ekskresi urin pada orang yang menderita diabetes.
Sumber :
READ MORE - 11 Makanan Pengontrol Gula Darah

Tips mengatasi mabok saat perjalanan

Jumat, 26 Agustus 2011

Mudik adalah tradisi yang selalu ada pada bulan Ramadhan. Menjelang hari lebaran, biasanya kita akan mengunjungi kampung halaman tercinta untuk bertemu orang tua, kerabat dan saudara untuk bersilaturahmi. Dalam perjalanan menuju kampung halaman saat mudik, baik lewat darat, laut, atau udara, ada sebagian orang yang biasa mengalami mabuk perjalanan, yaitu rasa mual, muntah, pusing, dan rasa - rasa lain  yang tidak enak.
Dalam bahasa kedokteran, mabuk perjalanan disebut sebagai motion sikcness. Pada beberapa individu, karena alasan yang tidak diketahui, sangat peka terhadap gerakan-gerakan tertentu yang mengaktifkan sistem vestibularis (pusat keseimbangan di telinga bagian dalam) dan menyebabkan gejala pusing (dizziness) dan mual. Menurut dr Margareta Komalasari, Sp.A, mabuk perjalanan terjadi jika sistem vestibular terganggu. Terganggunya pusat keseimbangan di telinga bagian dalam ini akan merangsang produksi zat histamin yang akan merangsang otak sehingga menimbulkan reaksi mual atau muntah.

Berikut beberapa tips yang dapat digunakan untuk terhindar dari mabuk perjalanan (motion sickness) :

1. Pilih posisi yang tepat
Jika naik kapal laut, pilihlah kabin di tengah sebab pada titik ini goyangan kapal paling tidak terasa. Jika naik pesawat terbang, mintalah tempat duduk di dekat tepi depan sayap. Jika naik kereta api, duduklah di dekat jendela dan menghadap ke depan. Jika menggunakan mobil atau bus, sebaiknya Anda duduk di depan dekat sopir.

2. Duduklah dengan santai dan tidak terlampau tegak
Usahakan agar posisi mata memandang terpaku pada sekitar 45 derajat di atas garis cakrawala. Dalam duduk, usahakan juga kepala tidak banyak bergoyang dan sedapatnya dibuat tercekap pada sandaran kursi.

3. Isi perut Anda sebelum melakukan perjalanan
Jangan biarkan perut kosong saat bepergian. Sebab saat perut kosong lambung akan memroduksi asam dalam jumlah yang berlebihan sehingga akan membuat iritasi lambung dan merangsang reflek mual, yang akhirnya dapat berefek muntah. Tapi ingat, jangan sampai makan berlebihan. Kurangi makanan berlemak tinggi, batasi minum, juice, termasuk buah-buahan, menjelang keberangkatan. Sebab hal ini juga akan memicu mabuk perjalanan.

4. Manfaat Jahe untuk mengurangi mual

Para peneliti dalam pertemuan Digestive Disease Week menyatakan  jahe terbukti sangat efektif mengurangi mual-mual karena mabuk perjalanan. Caranya : pada saat perjalanan, minum seduhan dari 1/2 gram serbuk jahe atau 1/2 sendok teh jahe segar setiap 15 menit selama 1 jam sebelum perjalanan. Lanjutkan jika dalam perjalanan terlihat gejala sakit. Mengunyah jahe juga dapat merangsang pengeluaran air liur dan cairan pencernaan, juga mengurangi mual dan muntah. Pada balita sebaiknya balurkan parutan jahe pada perut mereka. Atau dengan membawa ketela rambat yang sudah dikupas mentah atau belum direbus atau dimasak untuk bekal diperjalanan.

5. Bawalah buah sebagai bekal dalam perjalanan
Buah-buahan menyediakan cukup air penawar dahaga, serat yang mengenyangkan, gula buah sebagai penyedia energi sekaligus penghilang pusing karena kelaparan, dan sejumlah gizi antioksidan yang dapat meredam munculnya kelelahan. Pilih buah yang praktis dan tidak repot memakannya seperti apel, jeruk, anggur, pir, dan pisang. Aroma dan rasa jeruk cukup menolong dan kembali menyegarkan tubuh saat rasa mual mulai menyerang. Usahakan jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan. Sebab, kualitas makanan dan minuman tersebut belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar panas matahari.

6.Mengiikuti gerak mobil dengan santai

Persiapkan tubuh untuk menerima gaya belok ke kanan dan ke kiri dan terlempar-lempar dalam kabin kendaraan agar tubuh tidak terkejut. Ikutilah gerak belok mobil dengan santai. Selama perjalanan cobalah memperhatikan jalan di depan. Pusatkan perhatian jauh ke depan ke arah pemandangan atau benda yang tidak bergerak. Jangan biasakan menengok ke kiri dan ke kanan untuk melihat pemandangan karena ini akan memicu mabuk perjalanan. Jangan memejamkan mata dan memaksakan diri untuk tidur kecuali benar-benar mengantuk.

7. Jangan membaca
Membaca memang dapat menghilangkan kejenuhan saat menempuh perjalanan jauh, namun aktivitas ini justru bisa membuat kita mual-mual karena karena kita harus memfiksasi mata. Mata juga ada kaitannya dengan keseimbangan.

8.Mengepalkan jemari tangan dan kaki

Jika mual mulai muncul, makanlah buah yang Anda bawa. Jika mual tak reda, kepalkan dan lemaskan jemari tangan dan kaki Anda berulang-ulang untuk menaikkan peredaran darah. Untuk menghilangkan pusing ringan, pijat jemari dan telapak tangan Anda.

9. Menghirup udara segar di luar mobil

Buka kaca mobil untuk mensirkulasikan udara segar ke dalam kabin.  Bila alergi dengan bau-bauan, seperti parfum atau AC mobil, maka matikan AC dan bukalah jendela kendaraan mobil Anda agar udara segar masuk ke dalam mobil.

10. Jika rasa mual makin hebat


menepi dan berhentilah sejenak. Keluar dan berjalan-jalanlah di sekitar mobil untuk menetralkan efek akumulasi getaran pengganggu. Tindakan tersebut sangat efektif mencegah mual atau perasaan ingin muntah, terutama bagi anak-anak. Tetapi hal ini hanya dapat dilakukan jika Anda mengendarai mobil pribadi.

11. Minum Obat Anti Mabuk / Maag

Bila fisik terlalu lelah, sebaiknya minum obat anti muntah / anti mabuk (tidur) di perjalanan atau sebelum berangkat. Obat ini bekerja selama delapan jam. Sejumlah obat juga perlu dipersiapkan sebelum dan selama perjalanan, seperti obat antidiare, obat antimuntah, obat sakit maag, dan obat sakit kepala. Obat-obatan ini sangat membantu sebagai obat pertolongan pertama. Khusus bagi mereka yang memiliki penyakit maag, sebaiknya mengkonsumsi
obat maag yang berjenis penekan asam lambung. Umumnya obat-obatan ini
bekerja selama 12-24 jam.

12. Sering berisitirahat sejenak

Selama dalam perjalanan, jangan segan memanfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olahraga kecil dan meluruskan badan. Manfaatkan juga waktu di sini untuk buang air kecil alias kencing. Jangan sampai menahan kencing karena bisa mengakibatkan terjadinya infeksi saluran kencing.

13. Untuk yang berpergian dengan kendaraan umum
Bila menumpang kendaraan umum usahakan untuk tidak meletakkan seluruh barang di bagasi. Sebagian dapat ditaruh di lantai kabin mobil agar distribusi beban roda depan dan belakang tidak terlalu berubah. Mobil penumpang didesain agar roda depan menerima 60% bobot mobil dan roda belakang 40%. Ketika barang berat ditempatkan dalam bagasi, distribusi berat depan-belakang tidak lagi 60 – 40. Ini mengganggu karakter getaran mobil. Pada keadaan ini, kecepatan paling tak nyaman berada pada sekitar 40 km/jam. Kenyamanan justru didapat pada kecepatan tinggi yang relatif jarang tercapai. Pada distribusi beban 60 – 40 kecepatan paling tak nyaman umumnya rendah (di bawah 12 km/jam).

14. Untuk yang berpergian dengan mobil pribadi
Bila memodifikasi sistem suspensi, tetaplah memilih pegas baru yang memiliki konstanta kekakuan pegas relatif sama dengan pegas lama yang merupakan hasil optimasi desain. Sebagai patokan, pengendaraan yang nyaman biasanya diperoleh jika defleksi pegas depan sekitar 20 – 30 cm, atau 30% lebih besar dari defleksi pegas belakang.

Memperhatikan suspensi jok juga penting. Jok biasanya terdiri atas pegas baja, foam rubber, dan foam plastic. Pegas yang cukup elastis memberi frekuensi getar 2,3 – 2,8 cps, namun cukup nyaman jika mobil melewati lubang besar. Pegas yang lebih kaku mampu mengisolasi getaran hanya sekitar 1,5 cps, namun kurang nyaman ketika mobil melewati lubang besar karena mengganggu pemegangan setir dan sulit memberi tekanan yang tepat pada pedal-pedal.

Yang terpenting adalah mengemudi dengan nyaman. Mobil jangan digas, direm, dibelokkan tiba-tiba karena hal-hal inilah yang paling besar pengaruhnya dalam "mengocok" manusia dalam kabin mobil. Selain mengurangi mabuk darat, mengemudi dengan nyaman juga hemat BBM, murah, aman, dan ramah lingkungan.

15. Cepat tanggap jika keluhan bertambah parah

Yang terakhir, jika selama perjalanan mudik ada yang mengalami gangguan kesehatan cukup berat, seperti muntah-muntah, diare, atau sakit kepala hebat, dan jika sakitnya terus berlanjut, hubungi dokter atau layanan kesehatan terdekat.

Itulah beberapa tips yang dapat Anda coba selama mudik dalam perjalanan ke kampung halaman agar seketikanya Anda sampai di kampung halaman Anda, Anda tetap terlihat segar/fresh meskipun sebetulnya ada sedikit kecapaian.

Selamat mencoba, selamat mudik ke kampung halaman, dan selamat berlebaran.

(http://www.tanyadokteranda.com)
READ MORE - Tips mengatasi mabok saat perjalanan

Awass..! Kolesterol tinggi mengintip anda seusai Lebaran..

Sudah bisa dipastikan, selama lebaran sajian makanan yang enak dan manis siap untuk disantap. Mulai dari opor, rendang, hingga gulai yang semuanya dibuat dari daging dan bersantan.

Tak heran jika makanan penuh kolesterol dan tinggi lemak itu bakal menumpuk di dalam tubuh. Agar kadar kolesterol di tubuh Anda tetap stabil, sebaiknya batasi makanan tersebut. Boleh makan, asal jangan berlebihan.

Jangan sampai gara-gara menu berkolesterol tersebut, kolesterol Anda meninggi, tekanan darah naik, dan kadar gula darah melambung.Selain penyakit tersebut, konsumsi kolesterol dan lemak jahat yang berlebihan merupakan faktor risiko terjadinya penyakit yang menyerang pembuluh darah, misalnya stroke, penyakit jantung, hipertensi, asam urat, dan gangguan lainnya.

Kolesterol tidak dapat bekerja sendiri di dalam tubuh dan harus bergabung dengan protein untuk dapat bergerak dalam peredaran darah. Kolesterol dan protein akan bekerja secara bersama-sama dan disebut dengan lipoprotein.

Terdapat dua jenis lipoprotein di dalam tubuh. Pertama, low-density lipoprotein (LDL) yang disebut juga kolesterol jahat. Tingginya kadar LDL dalam darah bisa menyumbat dinding arteri di jantung dan otak sehingga berisiko terjadi penyakit jantung dan stroke.

Kedua, high-density lipoprotein (HDL) atau disebut juga kolesterol baik. HDL akan membawa kolesterol dari arteri kembali ke hati.

Dokter spesialis penyakit Dalam RS. Sari Asih, Astri Handayani SpPd menjelaskan untuk menghindari penyakit seperti jantung dan stroke, maka mengontrol kolesterol serta menjalani hidup yang lebih sehat, baik selama Ramadan, hari raya, maupun setelah itu sangat dianjurkan.

Kolesterol sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon dan vitamin D serta merupakan bagian asam empedu yang memecah lemak dalam sistem pencernaan. Kebutuhan kolesterol tubuh telah dicukupi oleh hati.

Namun jika mengonsumsi makanan lemak jenuh berkadar tinggi, hati akan memproduksi kolesterol lebih banyak lagi sehingga pasokannya menjadi berlebihan.

Sementara, Guru Besar Ilmu Jantung Anak dari FKUI/RSCM, Prof dr Bambang Madiyono SpJP SpA (K), kolesterol yang berlebihan yang tertimbun di dalam dinding pembuluh darah akan menimbulkan aterosklerosis, yaitu penyempitan atau pengerasan pembuluh darah, yang biasanya terjadi pada arteri di otak, jantung, ginjal, organ vital lainnya, lengan, dan tungkai.

Kondisi ini merupakan cikal-bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke. Di negara-negara maju dengan konsumsi kolesterol yang tinggi, seperti Amerika Serikat, penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian.

Penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association (AHA) menyatakan, lebih dari 100 juta orang di negara tersebut memiliki kadar kolesterol di atas rata-rata dan 40 juta di antaranya memiliki kadar kolesterol yang sangat tinggi.

Kondisi ini menyebabkan angka kematian akibat penyakit jantung dan stroke mencapai 500.000 orang setiap tahunnya. Sementara itu, angka kematian yang disebabkan oleh serangan jantung di Tanah Air kini telah mencapai 26–30%.

Bahkan untuk kota besar seperti DKI Jakarta, bisa mencapai 42,9%. Apalagi, tren saat ini banyak ditemukan anak-anak dan remaja yang menderita obesitas dan merokok. Hal itu tidak dapat dipungkiri, seiring dengan kemajuan ekonomi dewasa ini dan perubahan gaya hidup yang tidak sehat.

”Kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah jantung yang dapat menimbulkan serangan jantung dan stroke. Namun, yang menyebabkan seseorang akhirnya menderita penyakit jantung berasal dari multifaktor,” kata Bambang.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk menghindari ancaman penyakit yang berasal dari kolesterol tinggi. Di antaranya dengan mulai mengubah pola hidup kurang baik, seperti menghindari konsumsi makanan dengan kadar kolesterol tinggi dan makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi.
READ MORE - Awass..! Kolesterol tinggi mengintip anda seusai Lebaran..

 
 
 

DETIK NEWS

INFO SEHAT

DUNIA SELEBRITIS